12 Maret 2020
Hebohnya Covid19
Perhatian seluruh dunia hari-hari ini ke wabah Corona
Corona kemudian dikenal dengan Covid-19 atau Covid19.
WHO menetapkan Covid19 jadi wabah internasional.
Infotainment menyiarkan tokoh-tokoh terkenal yang terpapar.
Di Italia sudah terpapar lebih dari 10.000.
Di Korea Selatan juga sudah ribuan.
Di Singapura negara tetangga sudah ratusan.
Di Indonesia sudah lebih dari 20 orang.
Tapi entah kenapa Pemerintah Indonesia tak juga mengumumkan status siaga.
Banyak yang tiba-tiba jadi expert.
Keyboard warrior bertebaran.
Banyak yang paranoid tingkat tinggi.
Emosi jalan duluan daripada rasio.
Banyak tindakan pencegahan dilakukan.
Gereja mengadakan rapat.
Memutuskan mengurangi kontak fisik.
Memutuskan salam diganti namaste.
Meneruskan info-info tentang Covid19.
Menyediakan cairan hand sanitizer.
Beli hand sanitizer dalam jumlah banyak.
Gue juga yang bantu beliin.
Chapel di kantor tidak diadakan bersama-sama di ruang aula besar.
Tiap unit mengadakan masing-masing.
Kotbah diawali dengan "Jangan khawatir berlebihan."
Pesannya bagus, tapi sayang tidak sesuai dengan aksinya.
02 Februari 2018
Providence
Ada tindakan preserving/menjaga/merawat dan guiding/menjaga.
Matius 6:25-26 (TB) "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
19 Mei 2016
Kendaraan DKI
Kalo di film "Cast Away" Tom Hanks mendemonstrasikan cara bertahan hidup di pulau terpencil, baik survive physically (membuat shelter/tempat tinggal, mencari makanan, dll) maupun survive mentally (dengan membuat orang2an dari bola volley), maka di film "Plt menjadi DKI1" Ahok sesungguhnya sedang mendemonstrasikan cara menjalankan pemerintahan daerah, cara mengcounter fitnahan, isu negatif, membersihkan birokrasi, mengusahakan kesejahteraan dan keadilan sosial, dll. Sesungguhnya kini tidak lagi jamannya umbar janji dan umbar program-program, melainkan bagaimana membuat program yang direncanakan itu berjalan seoptimal mungkin dengan berbagai rintangan yang ada.
Untuk mencapai suatu tempat tidak hanya dibutuhkan visi (tahu tempat yang dituju) dan misi (menuju ke sana lewat mana) tapi juga perlu menyiapkan kondisi mesin kendaraan yang sehat, setidaknya untuk melalui kondisi jalan yang akan dilalui (tol mulus, jalan kampung, atau perbukitan). Itulah kenapa Ahok bebersih, menggantikan komponen2 yang membuat macet atau mengurangi efisiensi kerja komponen lainnya.
Pemimpin itu bukan sekadar sopir, tapi juga mesti ngerti mesin dan montir sekaligus.
No WA Tiyo
Halo! Posting ini saya buat karena saat chatting di Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee tidak boleh mengirim no kontak HP/WhatsApp. Jad...
-
Kenangan adalah bagian integral dari perjalanan pendidikan kita. Dari berbagi tawa dengan teman-teman sekelas, sampai penyelesaian studi dan...
