Tampilkan postingan dengan label orang tua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label orang tua. Tampilkan semua postingan

02 Februari 2018

Providence

Providence dari kata latin providere. Pro=depan, videre=melihat, artinya to foresee, melihat ke depan.
Ada tindakan preserving/menjaga/merawat dan guiding/menjaga.
Matius 6:25-26 (TB)  "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
Tuhan bukan cuma menciptakan bendanya (material) tapi juga hukum yang mengatur dalam pengelolaannya.
Berkuasa dan menaklukkan bukan untuk mengeksploitasi tapi merawat, memelihara, menuntun dan mengatur.
Seperti pemerintah terhadap rakyat. Pemerintah berkuasa terhadap masyarakat, masyarakat tunduk pada pemerintah. Tapi bukan dalam rangka supaya pemerintah mengeksploitasi masyarakat tapi dalam rangka membimbing, merawat, memelihara, dan memberdayakan masyarakat. Begitu juga dalam relasi orang tua terhadap anak. Ortu jadi perpanjangan tangan Tuhan bagi anak dalam menjaga, merawat, membimbing, dan memberdayakan anak.
Jika kita percaya bahwa segala sesuatu tidak terjadi secara kebetulan, adalah bentuk pengakuan kita akan providensia Tuhan, pengakuan akan jaminan bahwa Tuhan hadir dan secara aktif berpartisipasi dalam hidup kita.

05 Februari 2017

Mendidik Anak Utuh, Menuai Keluarga Tangguh

Buku "Mendidik Anak Utuh Menuai Keluarga Tangguh" karya Julianto Simanjuntak, Roswitha Ndraha, dan kawan-kawan, diterbitkan ulang oleh Pelikan Indonesia dengan desain cover baru yang lebih segar karya Tiyo W Prasetyo.
Buku tebal ini berisi 50 tema konseling anak dan remaja, baik untuk dibaca dan dijadikan pegangan bagi para orang tua, guru, guru sekolah minggu, pembina remaja, dst.

15 November 2016

Iya, Bapak


Para orang tua berlomba mencetak anak super
Berprestasi tinggi, punya lemari piala
Menguasai semua mata pelajaran
Unggul dalam semua bidang

Buat apa?
Konon, supaya
Karier cemerlang
Punya banyak uang

Sukses di depan mata
Siapa yang tidak senang?
Tapiernyata ujungnya
Kebanggaan orang tua

Bapak berulang kali berpesan pada si anak:
Nak, pintar saja tidak cukup
Yang penting adalah kamu baik hati
Kalau kamu pintar tapi tidak baik hati
Mengerikan, kamu bisa menjadi penjahat sejati
Tapi
Kalau tidak pintar, bagaimana bisa menolong orang lain?
Jadilah anak yang baik, juga pintar

Bhima mengangguk dan menjawab sederhana
Iya, Bapak

Dadaku sesak bahagia
Terima kasih, Tuhan

No WA Tiyo

Halo! Posting ini saya buat karena saat chatting di Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee tidak boleh mengirim no kontak HP/WhatsApp. Jad...