Tampilkan postingan dengan label kerja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kerja. Tampilkan semua postingan

29 Mei 2020

New Normal itu Gak New-New Amat

New normal sebetulnya selalu kita alami di sepanjang kehidupan. Gak pernah ada masa yang benar2 selalu stabil. Waktu sekolah tiap tahun ganti kelas, ganti guru, tambah teman,. Waktu kerja juga selalu ada hal2 dinamis baik itu perubahan tim kerja, masalah yang dihadapi dan perlu diselesaikan bersama, perbedaan jenjang karir serta perubahan hak dan tanggungjawabnya, membuat kita perlu berubah dan beradaptasi.
Dengan begitu, sebetulnya kita bisa bilang siapa yang mampu beradaptasi dengan lebih baik, lebih cepat, akan bisa move on lebih baik dan lebih cepat dari apapun masalah yang menghambatnya.
Selalu nantikan perubahan dan nikmatilah perubahan itu. Ojo kagetan, ojo gumunan, kalo kata orang Jawa. Ini masih relevan sampai saat ini.

16 Januari 2020

Tips Menghindari Kehilangan Karcis Parkir

Kemarin gue kehilangan karcis parkir.
Bayar denda Rp.25.000 di luar ongkos parkirnya Rp.8.000.
Keluar uang Rp.33.000 untuk sehari parkir.
Parkir motor lho!
Di kantor sendiri pula!!

Satpam ngajarin, "Besok kalau ambil karcis parkir, langsung difoto aja pak. Jadi kalo karcisnya hilang, paling tidak ada fotonya."
"Lah terus gimana bayarnya, kan harus discan pakai Ovo.. eh, di Ovo bisa masukin nomor karcisnya atau foto tsb ditampilin di layar komputer lalu scan Ovo dengan HP. Ah, bener juga si bapak. Terima kasih ya, pak!"

Yak demikianlah tips yang dipersembahkan oleh pak Satpam.
Terima kasih.

12 April 2019

Eskalasi

Masalah adalah bagian yang tak terelakkan dalam hidup. Dalam posisi kita terkadang kita tidak bisa, tidak boleh, atau tidak berwenang. Karena itu kita perlu melakukan eskalasi. Proses ini adalah menaikkan permasalahan ke atasan untuk mendapatkan solusi. Ini berlaku dalam kita berorganisasi, baik dalam pekerjaan maupun pelayanan.

Jangan anggap diri kita seperti Superman yang dapat memecahkan semua masalah seorang diri, kita membutuhkan orang lain, khususnya berkoordinasi dengan atasan (eskalasi) dalam mencari solusi yang tidak dapat kita tangani sendiri.

Kenapa perlu eskalasi?

  1. Semakin tinggi posisi dalam organisasi, punya kewenangan yang lebih luas.
  2. Posisinya lebih jauh dari masalah tsb sehingga bisa melihat gambaran yang lebih besar.
  3. Ia tidak secara langsung terlibat dalam masalah yg kita alami sehingga ia punya cara pandang berbeda dan juga lebih fresh dalam memandang masalah.
  4. Ia dapat berkoordinasi dengan bidang/unit lain dalam memecahkan masalah tsb.
Selamat mengeskalasikan masalahmu, ke atasan dan juga ke Atasan (dalam doa).

02 Oktober 2018

Menyederhanakan Kerumitan

Dalam bekerja, berorganisasi, bersosialisasi, suatu kali kita akan bertemu dengan hal yang kita rasa rumit. Bisa jadi karena sudah diputuskan tapi tidak bisa dilaksanakan, merasa tidak enak dengan orang tertentu, dan seterusnya. Tidak perlu diberi contoh, toh akan langsung kita ingat sesuatu hal rumit yang baru saja terjadi dalam hidup kita.
Kualitas kepemimpinan seseorang dapat terlihat dari bagaimana ia bersikap terhadap hal rumit tersebut. Ada orang yang diharapkan mengatasi hal rumit tapi malah ikut terlibat dalam kerumitan yang ada, jadinya tambah rumit. Runyam. Ada orang yang menghindari dengan berbagai cara antara lain berdiam diri -- tidak memberi respons sama sekali dan berharap waktu menyelesaikan itu semua, atau menutupi masalah yang ada dengan meng-highlight masalah lain yang tidak berhubungan langsung atau bahkan tidak berhubungan sama sekali. Ada pula orang yang mengambil jarak, bukan untuk kabur tapi supaya ia bisa melihat simpul-simpul kerumitan dan mengurainya satu per satu.
Seorang pemimpin yang baik dapat membuat hal yang rumit menjadi sederhana.

21 Agustus 2016

Tidak, Terima Kasih

Copas dari SABDA:
e-HUMOR - "Tidak, Terima Kasih"
Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti  minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin. Lalu, ia naik  ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan  leluasa. Ditekannya 7 digit angka. Si pemilik toko mengamati-amati  tingkah bocah ini dan menguping percakapan teleponnya.
Bocah: Ibu, bisakah saya mendapat pekerjaan memotong rumput di halaman  ibu?
Ibu (di ujung telepon sebelah sana): Saya sudah punya orang untuk  mengerjakannya.
Bocah: Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu.
Ibu: Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu.
Bocah (dengan sedikit memaksa): Saya juga akan menyapu pinggiran  trotoar ibu dan saya jamin di hari Minggu, halaman rumah ibu akan jadi  yang tercantik di antara rumah-rumah yang berada di kompleks perumahan  ibu.
Ibu: Tidak, terima kasih.
Dengan senyuman di wajahnya, bocah itu menaruh kembali gagang telepon.  Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.
Pemilik toko: Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu, dan aku ingin  menawarkanmu pekerjaan.
Bocah: Tidak, terima kasih.
Pemilik toko: Tapi, tadi kedengarannya kamu sangat menginginkan  pekerjaan.
Bocah: Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah  bagus. Sayalah yang bekerja untuk ibu tadi! (/humor_2086 - Arsip)

Baca: 1 Korintus 3:14
'Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat  upah.' (/ayat_1 Korintus_3ay14)
***
Dalam manajemen kita belajar mengenai POAC.
1. Planning, merencanakan.
2. Organizing, menyiapkan.
3. Actuating, menjalankan.
4. Controlling, mengendalikan/mengevaluasi.
Controlling seringkali terlewatkan, bahkan jika dilakukan pun bentuknya adalah rapat evaluasi yang isinya bisa jadi saling menyalahkan, ataupun dibahas dan dicatat dalam notula tapi dilirik pun tidak waktu merencanakan acara/projek serupa selanjutnya.
Sesungguhnya ada juga yang takut melakukan evaluasi, karena dengan demikian ia harus membongkar kesalahan atau kekurangan dan mengakuinya. Sementara banyak orang dewasa yang kuatir atau takut mengevaluasi diri, si anak kecil dalam cerita dengan gagah berani membuktikan kerjanya dilakukan dengan standar kualitas yang tinggi. Ini sikap luar biasa yang patut ditiru.

No WA Tiyo

Halo! Posting ini saya buat karena saat chatting di Marketplace seperti Tokopedia dan Shopee tidak boleh mengirim no kontak HP/WhatsApp. Jad...