Boleh, Boleh, Jangan

Mengajar itu belajar. Memang betul, sebagai orang tua aku berusaha mengajar anakku dan dari situ seringkali muncul pencerahan yang tiba-tiba bisa dipakai untuk mengajar anakku, dan juga aku sendiri belajar dari situ.
Pagi ini Bhima susah sekali dibangunkan, sampai tiga kali aku keluar masuk kamarnya membangunkan dia. Biasanya dihitung satu sampai sepuluh, ia bangun di hitungan delapan atau sembilan. Tapi hari ini aku tidak mau marah-marah, dan aku tahu Bhima pun tidak suka dimarahi. Makanya aku berusaha secara halus membangunkan dia, lalu ketika dia belum mau bangun, aku keluar pakai kemeja kerja, menyiapkan makan siang, sarapan, dan seterusnya yang biasa dikerjakan pagi-pagi.
Terakhir aku masuk kamarnya, Bhima mengulet dan berkata, "Aku capek..." sebagai alasan dia tidak mau bangun pagi. Kukatakan, "Nak, kamu boleh capek. Kamu juga boleh sakit (ini juga kadang digunakan sebagai alasan). Tapi, jangan malas. Malas itu penyakit dalam hidup."
  • Boleh capek
  • Boleh sakit
  • Jangan malas
Aku tertegun, dalam hatiku aku kagum dan heran akan ucapan yang keluar dari mulutku sendiri. Aku percaya Roh Kudus berkata-kata melalui hati nuraniku, sebuah pembelajaran dan pengingat untuk kami berdua.
Setelah Bhima bangun, kutuntun dia masuk kamar mandi sambil bincang-bincang. Rutinitas pagi ini pun dimulai dengan sukacita dan kekaguman.

Comments