Kenapa Butuh Fotografer

Motret itu hal yang gampang, jika mau dianggap gampang. Ambil HP, tap icon Camera, arahkan dan *klik*. Beres!

Lalu kenapa kok masih ada orang yang berprofesi sebagai fotografer, misalnya saya sendiri? Apakah masih laku?

Ada hal-hal dimana fotografer tetap dibutuhkan, antara lain:
  1. Ketika ybs tidak bisa motret sendiri, hal ini tentunya selain kondisi dimana selfie dimungkinkan. Misal pernikahan, masa sih pengantin yg motret diri sendiri (dokumentasi selfie?) atau event dimana panitia fokus pada penyelenggaraan acara dan tugas dokumentasi diserahkan ke fotografer.
  2. Dibutuhkan rasa seni yang di atas rata-rata, hal ini membuat foto-foto yang dibuat lebih berkualitas dibanding orang awam.
  3. Fotografer yang baik memiliki konsep pemotretan dan wawasan yang luas, dan mampu mengeksekusi sebuah project foto dengan menggunakan peralatan yang memadai dan ketrampilan dalam membuat foto maupun editing.
  4. Kualitas foto yang dihasilkan fotografer lebih baik, karena didukung kamera yang kualitasnya (dan juga harganya) lebih tinggi daripada kamera HP.
Bisnis fotografi adalah bisnis kepercayaan, dimana klien mencari dan menghire fotografer yang dapat membuat foto yang baik (punya skill teknis fotografi) maupun yang memberi rasa nyaman, menampilkan sisi terbaik dari model (punya skill komunikasi/non-teknis).

Comments